Mobil bekas tetap menjadi pilihan banyak orang yang ingin menikmati kendaraan yang nyaman namun hanya memiliki budget minim. Oleh karena itu, wajar saja jika penjualan mobil bekas semakin lama kian meningkat. Terlebih lagi tahun 2015 ini adalah periode emas penjualan mobil bekas berbagai merk.

mobil-avanza-bekas
Toyota Dunia Barusa Dealer Toyota Indonesia
Mengapa demikian? Pasalnya,tahun 2015 ini, tingkat perekonomian Indonesia sedang mengalami penurunan yang signifikan karena anjloknya nilai tukar rupiah terhadap mata uang dollar Amerika sejak Januari 2015. Dengan demikian, memiliki mobil yang nyaman dengan harga terjangkau tentu menjadi pilihan alternatif bagi sebagian orang. Salah satu yang cukup laris adalah Avanza sehingga banyak kita lihat bahwa memang kredit mobil Avanza bekas kini cukup banyak.

Menurut data dari Adira Finance, tercatat bahwa penjualan mobil bekas pada kuartal pertama tahun 2015 saja yaitu Januari hingga Juni 2015 mengalami kenaikan sebesar 2% dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun 2014 lalu. Hal ini tak lepas dari imbas ekonomi di Indonesia yang semakin melemah. Para penjual mobil bekas juga mengakui adanya berkah dari ‘anjloknya rupiah’ yang mampu memberikan keuntungan yang lumayan dalam penjualan mobil bekas. Bahkan, kenaikan penjualan tersebut pada periode ini memberikan sumbangan berupa pemasukan sebesar 42% untuk perusahaan otomotif di Indonesia. Sebagai informasi, Honda Mobilio masih menjadi primadona utama dalam penjualan mobil bekas dan harga yang beredar di pasaran juga masih cukup tinggi.

Di Jakarta sendiri, pada kuartal pertama 2015, penjualan mobil bekas sudah mencapai angka 7.500 unit yang tentu saja mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2014 yang hanya mampu mencapai angka 7.000 unit saja. Penjualan ini juga semakin meningkat pada triwulan kedua dengan angka kenaikan penjualan mencapai 30-40% dibandingkan kuartal pertama. Mobil bekas memang menjadi pilihan utama karena harganya yang cenderung stabil bahkan tak menutup kemungkinan terus mengalami penurunan. Berbanding terbalik dengan penjualan mobil baru yang merosot karena harga yang tinggi sesuai dengan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.

Hingga bulan ini, peningkatan penjualan mobil bekas tetap mengalami kenaikan seperti yang terjadi di daerah Banten. Penjualan mobil bekas di daerah Banten masih laris manis dengan peningkatan sebesar 30% atau sebanyak 10 unit. Keuntungan yang di dapat oleh para penjual mobil bekas juga tergolong besar yaitu 4 juta rupiah untuk setiap mobil bekas yang terjual.

Walaupun uang DPnya lebih mahal dibandingkan mobil baru, namun angsuran mobil setiap bulannya lebih ringan dan terjangkau. Beberapa mobil bekas yang banyak diminati oleh konsumen adalah Xenia, MPV, CR-V, Avanza dan Fortuner. Peningkatan penjualan ini juga dipengaruhi oleh kondisi finansial konsumen dan kondisi fisik mobil bekas yang bisa dikatakan layak.

Selain itu, penjualan mobil bekas secara online turut berperan penting dalam boomingnya mobil bekas di pasaran saat ini karena memudahkan proses jual beli mobil. Peningkatan penjualan secara onlinemencapai angka sebesar 30% dibandingkan tahun 2014. Penjualan nline meningkat karena kemudahan transaksi, penawaran yang lebih banyak dan efisiensi waktu serta tempat.

Kenaikan ini juga terjadi seiring dengan bertambahnya konsumen kelas menengah dibandingkan tahun lalu. Lonjakannya tidak tanggung-tanggung, yaitu sebesar 56,7%. Konsumen kelas menengah lebih memilih membeli mobil bekas karena harganya yang lebih bersahabat untuk kondisi perekonomian saat ini. Tentu hal ini menjadi fenomena tersendiri di tanah air. Sebenarnya membeli mobil bekas atau baru tidak menjadi masalah selama anda bisa merawatnya dengan benar. Yang terpenting, tetap perhatikan kelayakan dan surat kelengkapan mobil saat membelinya dalam kondisi bekas.