1. Jika anda berkeinginan kesana dan kapankah waktu yang tepat?

Di Pulau Dewata, pastinya kalian mengenal yang namanya musim tidak padat kunjungan (low season) dan juga musim padat kunjungan (high season). Pertimbangkan masak-masak, mau berlibur saat high season atau low season. Biarpun sebenarnya keadaan sehari-hari di Bali takkan pernah sepi dari kunjungan wisatawan domestik maupun manca negara, Meskipun pada saat musim low season. Tapi ketika musim high season datang, Kedatangan wisatawan benar-benar akan penuh sesak.

Silahkan kunjungi juga paket tour kami di Bali Tour Packages seperti bali nature and culture, cycling ubud trail, dan kintamani volcano tour.

Saya sendiri lebih suka berkunjung ke sana pada musim low season. Suasana relatif lebih nyaman. Pasti lebih mudah mencari hotel yang bagus dan murah, dan juga lintas di jalanan tidak macet, dan lebih hemat.

Usahakan liburan anda kesana pada saat musim kemarau, agar anda tidak terhalangi ketika berlibur disana. Sebagian besar destinasi wisata di Bali terdapat di alam terbuka. Oleh karena itu, pastinya ketika hujan akan merepotkan anda.

Berkunjung pada saat low season juga sangat menguntungkan, karena sering ada promo, baik untuk tiket pesawat maupun hotel. Contohnya saya mendapatkan promo tiket pesawat yang dibundling dengan hotel pada akhir oktober 2015. menginap 4 malam di hotel bintang 3 di kuta tiket penerbangan Solo-Denpasar pp hanya 800 ribu rupiah per orang. Saya cuma membayar 2.4 juta rupiah bertiga dengan istri dan juga anak saya.

Baca juga: Pantai Kuta, Romatisme dan juga Sihir Wisata Bali.

Saat musim high season tiba situasinya pun pasti berbanding terbalik. Kenaikan harga hotel, sewa mobil dan tiket pesawat begitu drastis. hal ini bisa menyebabkan harga naik hingga 25% sampai 50%. Jalanan di Bali juga hampir bisa dipastikan akan macet. Sehingga banyak waktu kita terbuang sia-sia di jalanan.

Pada saat musim liburan sekolah kebanyakan kunjungan wisata di Bali sangatlah ramai, libur sekolah biasanya berlangsung dalam rentang waktu bulan Juni sampai Juli, tidak hanya ketika saat libur sekolah, pada saat idul fitri, bulan agustus dimana warga negara asing mulai berlibur dan di bulan Desember hingga awal Januari dimana ada momen pergantian tahun juga tidak kalah ramainya wisata di Bali.

2. bermalam di Mana Selama di Bali?

Banyak sangat pilihan hotel untuk menginap di Bali. Sesuai selera, tujuan, dan tebalnya kocek masing-masing. Kuta, Seminya dan Ubud adalah lokasi tempat penginapan yang paling populer di dalam negri maupun mancanegara.

Kuta, Seminyak dan Sanur terletak di tepi pantai. Kuta merupakan lokasi penginapan paling difavoritkan baik oleh wisatawan domestik dan manca negara. Seminyak lebih diminati wisatawan manca negara. Konon karena banyak ada tempat hangout pada malam hari. Serta Sanur terlihat lebih istimewa. Untuk harga kamar hotelnya pun menjadi lebih tinggi dibandingkan lokasi lainnya seperti Kuta. Sedangkan Ubud berada di wilayah pedalaman. Lebih kental akan nuansa seni dan budaya Bali.

Atmosfir Wisata Bali

Sangat kuat mencengkram siapa saja yang mendatangi Bali merupakan Atmosfir wisata di Bali yang membuat siapa saja ketagihan. Dan juga berkeinginan untuk datang dan datang lagi di hari hari yang berikutnya.

Pusat-pusat destinasi liburan di Bali juga tak pernah mengenal kata sepi oleh kedatangan wisatawan, baik domestik maupun manca negara. Bali cuma sepi ketika sedang memperingati Hari Raya Nyepi di Tahun Baru Saka.

Dengan memakai jasa agen perjalanan atau travel agent yang tentunya ada di Bali merupakan cara yang paling mudah untuk dilakukan ketika anda belum pernah sama sekali berlibur di Bali. Segala sesuatunya akan diurus mereka. Seperti tiket perjalanan menuju ke Bali, hotel untuk bermalam, transportasi selama berada di Bali, dan berkunjung ke obyek-obyek wisata yang dikehendaki.

Namun sesungguhnya tanpa travel agent-pun tak masalah. Tidak susah merencanakan sendiri perjalanan ke Bali. kegiatan selama di sana sangat fleksibel, disesuaikan dengan minat khusus masing-masing. Biaya yang dikeluarkan juga relatif lebih hemat.