Sama seperti nabi dan rasul lainnya, Nabi Sulaiman juga diberikan mukjizat dan kekuatan yang besar oleh Allah SWT. Dimana saat beliau memakai cincinnya, semua jin, setan, binatang dan manusia yang hadir akan ada di bawah kekuasaaannya. Dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa Sulaiman memohon dan berdo’a kepada Allah agar beliau bisa menangkap, merantai, mengikat dan memenjarakan iblis agar manusia tidak ada yang bisa melakukan maksiat dan dosa. Namun kemudian Allah Ta’ala mewahyukan kepada hambanya tersebut bahwa tidak ada baiknya apabila iblis ditangkap. Karena saat iblis ditangkap, maka manusia akan meninggalkan pekerjaannya di dunia. Kemudian Nabi Sulaiman berdo’a kembali dan memohon bahwa dirinya hanya akan menangkap iblis dalam waktu beberapa hari saja sehingga Allah mengijinkannya. Hingga akhirnya, Sulaiman menangkap iblis, dan memenjarakannya.

Seperti yang diketahui bahwa kerajaan Sulaiman selalu memenuhi kebutuhan hidupnya dengan hasil jerih payahnya sendiri yakni membuat kerajinan tas agar bisa dijual ke pasar. Perlu diketahui bahwa beliau tidak memakan uang kerajaan. Dalam riwayat, setiap hari dapur kerajaan memasak 5000 sapi, 4000 unta dan 6000 kambing untuk diberikan kepada anggota kerajaan dan masyarakat. Bukan untuk dirinya. Kemudian saat Nabi Sulaiman hendak menjual tas buatannya di pasar, pekerjanya memberitahukan bahwa di pasar tidak ada yang jualan. Beliau bingung dan bertanya, apa yang sedang terjadi. Sementara pekerjanya menjawab tidak mengetahuinya. Hingga akhirnya, beliau tidak makan dan hanya meminum air putih saja. Di hari berikutnya, pekerja Sulaiman kembali ke pasar dan mendapati kondisi pasar yang masih sangat sepi. Banyak pasar tutup dan masyarakat pergi ke kuburan untuk mengingat kematian. Manusia sibuk mempersiapkan diri untuk menghadapi kematian dan tidak lagi memperdulikan duniawi.

Setelah itu, barulah Sulaiman diberi wahyu oleh Allah SWT bahwa karena ia sudah menangkap iblis, maka manusia tida bergairah lagi dalam bekerja mencari nafkah. Karena memang, Allah SWT sudah mengingatkan bahwa pada dasarnya, menangkap iblis tidak akan mendatangkan kebaikan. Atas jawaban dari Allah SWT itulah akhirnya Nabi Sulaiman melepaskan iblis sehingga keesokan harinya, masyarakat kembali ke pasar dan mencari rezeki.